Jumat, 19 Oktober 2012

Degrees of Comparison


No
Positive Degree
Comparative Degree
Superlative Degree
1
Old
Older
Oldest
2
Thin
thinner
thinnest
3
Small
smaller
smallest
4
Big
bigger
biggest
5
Wet
Wetter
Wettest
6
Hot
Hotter
Hottest
7
Fat
Fatter
Fattest
8
Long
Longer
Longest
9
Short
Shorter
Shortest
10
Thick
Thicker
Thickest
11
Strong
Stronger
Strongest
12
Smart
Smarter
Smartest
13
Wise
Wiser
Wisest
14
Pale
Paler
Palest
15
Nice
Nicer
Nicest
16
Wide
Wider
Widest
17
Last
Laster
Lastest
18
Bad
Worse
Worst
19
Gay
Gayer
Gayest
20
Good
Better
Best
21
Happy
happier
hapiest 
22
Easy
Easier
Easiest
23
Dry
Drier
Driest
24
Busy
Busier
Busiest
25
Lazy
Lazier
Laziest
26
Crazy
Crazier
Craziest
27
Beautiful
More Beautiful
Most Beautiful
28
Interesting
More Interesting
Most Interesting
29
Expensive
More Expensive
Most Exensive
30
Diligent
More Diligent
Most Diligent




































contoh degree of comparison 

Kerusakan Alam Akibat Alam



Tata Busana 

Bab 1 (Mengambil Ukuran Badan)
&  Busana akan pas bila kita teliti dan benar mengambil ukuran badan
& Sikap orang jika sedang diukur harus tegak
& Macam ukuran badan kita dibedakan:
a.       Ukuran badan pria
b.      Ukuran badan wanita
& Piranti atau alat untuk mengambil ukuran badan:
a.       Pita meter
b.      Viterban
            c.       Pensil atau pulpen
            d.      Buku catatan

& Cara mengukur badan wanita
a.       Bagian Badan Atas Wanita
1)      Lingkar Badan (LB)         Ò diukur keliling badan terbesar dibwh ketiak di tambah 4-6 cm
2)      Lingkar Pinggang (LPi)     Ò diukur keliling pinggang ditambah 1 cm
3)      Panjang Punggung (PP)    Ò diukur dari tulang leher blkng menonjol smpai batas        
         pinggang
4)      Lebar punggung (LP)        Ò diukur dari pertengahan kerung lengan kiri kepertengahan
          kerung lengan kanan bagian badan belakang
5)      Panjang Muka (PM)          Ò diukur dari lekuk leher sampai pingang
6)      Lebar Muka (LM)             Ò diukur dari pertengahan kerung lengan kiri kepertengahan
                                                     kerung lengan kanan bagian badan muka
7)      Panjang Bahu (PB)             Ò diukur dari atas leher sampai batas yang terendah
8)      Lingkar Leher (LL)             Ò diukur sekeliling leher di mulai dari lekuk leher depan
9)      Panjang Sisi (Ps)               Ò diukur 2 cm di bawah ketiak kebawah sampai batas pinggang
10)   Panjang Lengan Pendek   Ò  diukur dari puncak lengang sampai batas yg diinginkan
11)   Panjan Lengan Panjang          Òdiukur dari puncak lengan sampai pergelangan tanggan

b.      Bagian Badan Bawah Wanita
1)      Lingkar Panggul (LPa)     Ò  diukur keliling panggul yang terbesar di tambah 4-6 cm
2)      Tinggi Panggul (Tpa)        Ò diukur dari pinggang sampai tulang pinggul
3)      Panjang Rok                       Ò diukur dari tengah tengah pinggang sampai pnjng dikhndk
& Cara mengukur badan pria
a.       Bagian Badan Atas Pria

1)      Lingkar badan (LB)
2)      Panjang Punggung (PP)
3)      Lebar Punggung (LP)
4)      Lebar Muka (LM)
5)      Lingkar Leher (LL)
6)      Panjang Bahu (PBh)
7)      Panjang Lengan Pendek
8)      Panjang Lengan panjang

b.      Bagian Badan Bawah Pria
1)      Lingkar Pinggang (LPi)    Ò diukur keliling pinggang
2)      Lingkar Panggul (LPa)
3)      Tinggi Duduk (TD)            Ò diukur dari pinggang sampai tempat duduk ditambah 3 cm

4)      Panjang Celana                                 Ò diukur dari pinggang sampai batas yang diinginka

Bab 2 (Membuat Pola Konstruksi)
& Pola ada 2 macam, yaitu:
a.       Pola Konstruksi (taylor/butik)
b.      Pola jadi (Konveksi)
& Pola Konstruksi Ò Pola busana yang dibuat menggunakan ukuran badan seseorang
& Bahan yang diperlukan untuk membuat pola:
-          Kertas kopi/roti
& Alat yang diperlukan:
-          Pita meter atau meteran
-          Skala
-          Penggaris
-          Pensil berwarna
    
Membuat Celana Santai dengan Pola Jadi
& Tusuk kelim yang dipakai untuk membuat celana santai yang tidak di obras memakai tusuk som
& Tusuk kelim yang dipakai untuk membuat celana santai yang sudah di obras memakai tusuk flannel
& Menjahit sementara untuk membuat celana santai memakai tusuk jelujur
& Menjahit celana santai dengan tangan fungsinya pengganti jahitan mesin jahit adalah tusuk tikam jejak
& A-B = Pinggang
B-E = Pesak Celana
E-D= Kaki Celana
C-D = Lubang Kaki Celana
A-C= Panjang Celana
& Ukuran yang dipakai untuk membut celana santai adalah Lpi, Lpa, T pangul, T duduk, Panjang Celana
& Celana santai dalah celana dengan ukuran yang panjang bervariasi dan agak longer yang dipakai untuk santai
& Bahan yang digunakan untuk membuat celana santai sebaiknya agak tebal: katun, dill, rayon, batik, kepar
& Corak yang digunakan untuk membuat celana santai : polos, bergaris, kotak, bola-bola, berbunga
& Bahan tambahan : resleting, karet kolor, karet elastic, tali kord
& Alat / piranti : gunting, jarum pentul, rader, karbon jahit, jarum tangan, pendedel
& Ukuran pola standar : S,M,L,XL
& Membuat celana santai :
1)      Memilih bahan tekstil
2)      Memilih pola sesuai dengan ukuran
3)      Meletakkan pola celana santai diatas bahan
Cara meletakan pola :
a.       Arah serat kain
b.      Corak bahan
c.       Pola terbesar di letakan terlebih dahulu
d.      Pola harus disematkan jarum pentul
e.      kelebihan kain untuk kampuh
4)      Menggunting bahan atau kain
Cara mengunting bahan :
a.       Letakan kain tepat rata di atas meja
b.      mengunting mengunakan tangan kanan, tangan kiri diletakan di atas kain
c.       mengunakan gunting yang tajam
d.      mengunting tepat pada kelebihan jahitan (kampuh atau kelim)
e.      kain boleh digunting apabila sudah diberi garis yan akan dipotong
f.        mengunting kain sebaiknya dari bagian yang terbesar
5)      Memindahkan garis pola atau merader
Alat yang digunakan untuk member tanda pada kain antara lain rader, karbon jahit, kapur jahit, dan jelujur rengang dipakai untuk bahan atau kain yang tipis
6)      Menjelujur
Digunakan kampuh terbuka. Kampuh adalah tambahan kain jahitan yang berfungsi untuk menghubungkan kedua bagian yang akan di sambung
7)      Mengepas
8)      Menjahit celana sesuai dengan urutan menjahit
Urutan menjahit celana santai:
a.       Menjahit saku (apabila ada saku)
b.      Menjahit sisi dalam dan sisi luar
c.       Menjahit tengah belakang dan tengah depan
d.      Melipat atau mengelim bagian atas celana untuk tempat karet
e.      Melipat atau mengelim lipatan kaki celana
9)      Penyelesaian
10)   Mengemas